Selamat Berhari Raya Idul Fitri 1442 Hj.

Kirim ketupat di hari raya
Dapat salam tempel sesuai harapan
Apa daya tak bermudik berlebaran
Tapi tak lupa bermaaf maafan

Manisnya hari raya ketika taat puasa
Bukan baju baru, bukan makanan
Semuanya bermakna, karena kita saling memaafkan

Maapin ya Breee!
*supporternya Tekotok

Selamat berhari raya
Semoga kemenangan menyertai kita semua
Dalam doa – dalam cinta – dalam kebaikan dan kebaikan

Dibuat tanpa copas mana-mana
Tapi ngga tau kalau ada yang sama ya
Ini aseli 100% buatan saya, Sandi Juandi
Press prom open, Bree – pressss… 😀

**lagi belajar lagi tentang kesehatan, bahasa, budaya, agama, hubungan internasional, dan bisnis
Siapa tahu mau ngajarin, mau sharing atau mentoring, apalagi kalau sponsoring 😀

*** doain ya breee – sehat selalu semuanya, jangan lupa 3M
(M1): Mulai dari diri sendiri pake masker jaga kesehatan 🙂
(M2): Mulai dari hal kecil dengan menjaga jarak kalau bukan muhrim ya kan 😀
(M3): Mulai sekarang jauhi keramaian apalagi membuat keributan :p

**** ini pesan tak berbayar, pesan untuk mengingatkan diri sendiri ajah 🙂

Have a great day everyone 🙂
Will see you soon in the next project
Catch me on my website

Salam hangat,
Sandi Juandi
https://sandijuandi.com/

WhatsApp Only:
+6282120995111

What is Research?

Tulisan pertama ini akan ringan, ini adalah pertanyaan mendasar tentang apa itu Research? Saya pun akan menjawabnya dengan sederhana saja. Dalam hal ini saya mencoba mendefinisikan dengan dua kamus ilmiah, pegangan anak Sastra Inggris.

Pertama (1)
Menurut Oxford Advanced Learner Dictionary:
(A). Research /noun/ a careful study of a subject, especially in order to discover new facts or information about it. *terjemah bebasnya: adalah pembelajaran yang cermat terhadap sebuah studi, secara khusus untuk menemukan fakta baru atau informasi baru.
(B). Research /verb/ to study something carefully and try to discover new facts about it. *terjemah bebasnya” adalah mempelajari sesuatu dengan seksama dan mencoba untuk menemukan fakta baru tentang hal yang sedang dipelajari tersebut.

Kedua (2)
Menurut Cambridge Advanced Learner Dictionary:
(A). Research /noun/ (also researches [ plural ]) a detailed study of a subject, especially in order to discover (new) information or reach a (new) understanding. *terjemah bebasnya: adalah pembelajaran yang detail tentang sebuah subjek, secara khusus ditujukan untuk menemukan informasi baru atau mencapai pemahaman baru.
(B). Research /verb/ to study a subject thoroughly, especially in order to discover (new) information or reach a (new) understanding. *terjemah bebasnya: adalah untuk mempelajari subjek secara menyeluruh, terutama untuk menemukan informasi (baru) atau mencapai pemahaman (baru).

Nah dari kedua definisi diatas, saya menyimpulkan secara pribadi *sebelum baca referensi ilmiah lainnya bahwa “Research” itu adalah “Pembelajaran” bolehkan dipadankan dengan “Penelitian” atau sejenisnya? Iya, memang itu yang terlintas pertama kali ketika saya menerjemahkan kata “Research.” Saya mendefinisikannya dengan dua pilihan tadi; (1). pembelajaran atau (2). penelitian – saya tidak langsung menggunakan penelitian karena saya masih harus banyak belajar.

Bagaimana menurut teman-teman?
Research sebagai pembelajaran atau Research sebagai penelitian?
Tulis dikolom komentar ya!

Salam hangat,
Sandi Juandi

Postingan Pertama

Jadi ini adalah postingan pertama saya setelah absen menulis dari tahun 2013. Ini adalah saya, Sandi Juandi – calon peneliti atau memang sudah menjadi peneliti? Maunya sih sudah dianggap peneliti tapi jalan untuk menjadi peneliti yang handal adalah panjang, oleh karenanya saya membuat blog ini untuk menuliskan segala prosesnya sehingga dapat saling bersinergi, mengingatkan, dan memperbaiki juga meluruskan jika ada kekeliruan dengan kebaikan dan hikmah.

Tulisan yang akan saya bagikan akan bercampur dalam berbagai bahasa. Sebagai pembelajar bahasa Inggris, saya akan banyak berkeliru dalam tata bahasa Inggris. Namun mungkin tidak akan terlalu banyak salahnya jika saya menggunakan Bahasa Indonesia, sebagai bahasa utama saya. Pun akan lebih baik jika sewaktu-waktu saya menggunakan Bahasa Daerah, Basa Sunda – yang mungkin saya lebih nyaman menggunakannya ketika tidak ada ekspresi kata yang dapat mewakili.

Temani saya, iringi langkah ini dengan doa – pun saya mendoakan teman-teman semua semoga senantiasa dalam kesehatan, kebaikan, kemurahan rejeki, dan keberkahan usia serta perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap detik waktu yang diamanahkan-Nya, aamiin

Ditulis di Jakarta – Jum’at, 7 Mei 2021

Salam hangat,
Sandi Juandi

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus your own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.