Tag Archives: Tips
Tantangan Menulis
Sejujurnya saya menulis tulisan ini dengan tujuan untuk memenuhi tantangan dari guru Sandi (Eki Qushay Akhwan), jika sahabat mengikuti perjalanan laman ini, sahabat akan melihat tag “450 kata”. Tag tersebut Sandi dedikasikan sebagai pengingat bahwa Sandi sedang mengikuti tantangan menulis untuk mengasah kemampuan Sandi sehingga dapat berkembang dengan pesat dan maksimal melalui membaca dan menulis.
Menulis bagi Sandi adalah hal yang paling menyenangkan, karena Sandi dapat membagi semua pengalaman yang sandi alami dan menyapa sahabat untuk saling memberikan kebaikan. Pada awal perencanaan pembuatan laman ini, sandi berencana untuk menulis secara teratur setiap hari sebanyak 200 kata saja dan itu terlaksana diawal awal, namun dengan adanya tantangan dari guru Sandi (Eki Qushay Akhwan) Sandi merevisi target harian Sandi dengan membuat tulisan sebanyak 450 kata perhari. Tapi sayangnya sampai saat ini (hari ke-10) baru dua tulisan, tiga dengan tulisan ini yang dapat Sandi hasilkan secara maksimal. Kenapa demikian?
Pertama, Sandi belum menuliskan dan merevisi ulang rencana harian Sandi secara tertulis dan nyata. Hal ini membuat fokus dan tujuan Sandi untuk menulis menjadi mengambang dan tidak mendapatkan perhatian penuh dalam jadwal harian. Pada awal blog ini di buat Sandi telah membuat rencana membuat tulisan perhari, namun sayang hal tersebut tidak terlaksana dengan maksimal ketika sudah berkecimpung kembali dengan dunia kampus yang cukup menyita perhatian sandi. Sehingga otomatis kegiatan menulis Sandi harus dikurangi dari biasanya.
Kedua, menulis lewat media daring tentu sangat berbeda dengan menulis diatas kertas yang tidak terhubung dengan internet. Sampai saat ini, koneksi internet yang Sandi gunakan dapat dikatakan baik namun tidak stabil untuk digunakan di kampung tercinta. Terutama dengan kendala lambatnya ketika mengakses laman yang cukup banyak memerlukan energy. Sejujurnya ini sangat mengganggu sekali. Doakan Sandi ya sahabat, Sandi berencana harus memiliki Galaxi Note dari Samsung untuk memudahkan sandi dalam membagikan pengalaman Sandi. Doakan semoga February ini Allah memudahkan Sandi untuk dapat segera memiliki Galaxi Note yang barokah dan membawa manfaat, aaaamiiiin…
Ketiga, menulis dengan membaca memiliki keterkatian yang sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Dan sekarang ini Sandi sedang jarang membaca. Tentu saja itu tidak baik untuk perkembangan kemampuan sandi dalam menulis. Dengan membaca tulisan ini Sandi berencana penuh untuk mengembalikan semangat dan motivasi Sandi dalam membaca dan menulis. Doakan Sandi ya sahabat, semoga Sandi semakin rajin membaca dan menulis, aaaaamiiiin…
Keempat, jadwal kegiatan yang tidak dapat diantisipasi untuk memberikan peluang bagi Sandi untuk menulis. Dalam menulis, Sandi memiliki ritual tersendiri dan jika tidak terpenuhi maka Sandi sulit menulis dengan maksimal. Minggu kemarin adalah minggu yang sangat padat, kegiatan yang Sandi alami sangat menyita waktu namun banyak membuka pemikiran.
Di mulai dengan persiapan rapat pembentukan perusahaan Enlighten Inc sebagai tindak lanjut dari hasil PKM Kewirausahaan Sandi yang lolos masuk ke Dikti hampir seminggu ini. Dilanjutkan dengan agenda rapat persiapan Musyawarah Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris dan kegiatannya dari hari kamis hingga hari minggu kemarin. Lalu undangan persiapan penelitian Masyarakat Linguistik Indonesia pada dari hari kamis hingga sabtu. Selain itu juga ada kegiatan pengumpulan data dan informasi untuk pembuatan proposal PKM GT Sandi dan tim, hingga agenda pulang kampung dan lainnya yang sangat menyita waktu.
Kelima, motivasi yang kuat untuk selalu menulis walau hanya satu kalimat setiap harinya. Jika dirunut menuju hadist, smapaikanlah walau hanya satu ayat. Menulis bagi sandi adalah jalan Sandi menyampaikan ide-ide kebaikan. Tak ada bedanya dengan dakwah lisan. Mudah-mudahan catatan penelitian ini menjadi jejak-jejak Sandi dalam mensyukuri dan mengajak sahabat menuju kebaikan, aaaaamiiin…
Lalu? Sejujurnya motivasi Sandi menulis minggu kemarin sempat menurun karena adanya kritikan bahwa tulisan Sandi tidak ilmiah dan hanya seperti diari saja. Hal tersebut merupakan pukulan yang sangat berat. Memang sandi juga mengerti apa yang dimaksudkan, namun untuk Sandi berprinsip lain ketika berhadapan dengan menulis. Bagi Sandi memiliki prinsip bahwa;
Menulis tidak hanya sebatas menggoreskan kata-kata, tidak cukup dengan menekan papan ketik saja, tidak akan berhasil tanpa rencana, tidak akan berarti tanpa bukti, tidak akan mengena jika dusta; selebihnya tidak akan bermakna tanpa cinta.
Sehingga melalui tulisan ini sandi mengajak diri Sandi dan sahabat untuk kembali membaca dan menulis sehingga dapat turut serta memberikan kontribusi terhadap meningkatnya daya saing bangsa Indonesia. Terima kasih yang tulis untuk sahabat yang telah membaca tulisan ini dan memberikan komentar yang membangun. Tulisan ini tiada makna tanpa sahabat. Mohon doakan Sandi sehingga kuat berkomitmen untuk menulis dan memberikan kebaikan dalam setiap tulisan yang sandi tulis, aaaamiiin…
Saat ini Sandi sedang di kampung halaman tercinta (Sumedang), berencana untuk merevisi ulang target dan jadwal kegiatan untuk semester ini dan semua perencanaan dan target hidup Sandi secara menyeluruh. Mohon doakan juga semoga semuanya berjalan sesuai rencana, aaamiiin…
Salam hangat sehangat mentari pagi
Sandi Juandi
8 Tips untuk agar bisa Menulis di Blog
Ide Menulis Blog?
Baiklah, kali ini Sandi akan berbagi 8 Tips untuk agar bisa Menulis di Blog yang biasa sandi lakukan. Meski baru berumur hampir 3 minggu, Sandi lumayan sudah terbiasa dalam menulis; minimal menulis tugas dan catatan kuliah…
Berikut adalah 8 Tips untuk agar bisa Menulis di Blog ala Sandi, semoga bermanfaat;
1. Sebelum menulis luruskan dulu niat, lalu ucapkan doa yang baik-baik, kalau Sandi biasanya ada ritual khusus yang biasa sandi lakukan sebelum menulis blog. Mungkin sahabat juga punya. Tapi ritual yang ini harus selalu dilakukan, yakni berdoa terlebih dahulu; semoga setiap tulisan kita menjadi ladang amal yang kelak akan mengantarkan kita ke Jannah-Nya, aaaamiiiin…
2. Setelah niat sahabat dan berdoa dilakukan sahabat lanjutkan ke proses selanjutnya yakni, miliki ide akan menulis apa di blog. Em, justru ide yang biasanya mentok ya? Gampang, untuk sementara tulis aja apa yang terlintas sekarang; nanti catatan selanjutnya sandi akan berbagi bagaimana cara mendapatkan ide ketika mentok…
*Sekarang, tulis dulu saja apa yang ada di dalam pikiran kita, okay…
3. Yang diam, biasanya cenderung diam. Itulah hukum fisika gaya kelembaman. Jadi, menulislah, tulis saja yang ada dalam pikiran sahabat sekarang juga. Sudah?
*paling tidak sahabat bisa memulia dengan curhatan terbih dahulu biarkan saja semuanya mengalir dan jujur…
4. Aaaaarrrhhhh! Masih mentok ya? Ide nya ga ada?? Em, boleh Sandi bertanya??? *Sudahkah sahabat membaca hari ini? Paling tidak membaca status facebook teman?? Atau Twit nya teman???
#sumber inspirasi, ide dan motivasi menulis adalah dengan banyak membaca, begitulah kira-kira. Maka dari itu, mari membaca, membaca, membaca, dan menulis…
5. Alhamdulillah, sudah mulai menulis kan? Yah, tadi Sandi memaksa sahabat untuk mambaca dan menulis apapun yang terlintas saat ini. Karena kalau menunggu ide biasanya akan cukup lama. Jadi paksakan diri sahabat untuk terbiasa menulis dan jangan berpikir tentang hasil tulisan pada draf awal. Karena kalau sahabat tahu, tulisan ini juga mungkin cukup kacau jika melihat pada tulisan pertama kalinya. Maka nya muncul jargon dari Prof. Alwasilah; “Pokoknya Menulis” jadi menulis dulu saja ya sahabat…
6. Em, selanjutnya? Miliki tantangan dan sumber motivasi untuk selalu menulis dengan terbiasa setiap hari nya. Sandi jadi rajin menulis karena sekarang sedang ikut tantangan menulis sehari sebanyak 450 kata dengan berkualitas. Tantangan yang di inpirasi oleh pembina, guru, inspirasi dan motivator Sandi, Pak Eki Qushay. Silahkan berkunjung ke blog beliau. Balik lagi, milikilah tantangan sehingga memacu sahabat untuk selalu menulis setiap hari…
7. Tantangan dalam menulis tidak ada? Em, coba ikut dengan komunitas penulis, blogger atau semacam itu untuk memotivasi sahabat agar tetap menulis dan mau menulis. Sekali lagi ikulah komunitas supaya sahabat meiliki tantangan dan akan mau menulis, tetap paksa diri sahabat agar mau menulis! Seperti Sandi yang ikut dengan komunitas Blogger UPI. Sahabat bagaimana…
8. Nah, tantangan dan komunitas sudah ada sekarang saat nya sahabat menulis. Sudah menulis kan? Hebaaaaattttt! Selanjutnya apa? Tetaplah menulis setiap hari meski hanya satu paragrap. Insya Allah dengan kebiasaan yang rajin dan teratur dalam menulis sahabat akan sangat produktif dimasa yang akan datang, sehingga munculah penulis-penulis hebat; aaaaaamiiiin…
Salam hangat sehangat mentari pagi,
Sandi Juandi
Agar Mudah Menulis
Menulis itu mudah!
Menulis itu mudah sekali!
Menulis itu mudah pisan!
Menulis itu mudah banget!
Menulis itu sangat mudah sekali banget!!
Menulis itu sangat mudah sekali pisan banget!!
Menulis itu sangat super mudah sekali pisan banget!!
Hahahahaha…
![]()
Sandi akan mencuci otak sahabat-sahabat semua sehingga berpikir bahwa menulis itu sangat mudah sekali. Kenapa?
Kalau sahabat cowok?
Apa sahabat suka ngobrol tentang bola? Apa sahabat suka ngobrol tentang tinju? Apa sahabat suka ngobrol tentang motor? Apa sahabat suka ngobrol tentang naik ke gunung? Apa sahabat suka ngobrol tentang hobi atau apapun itu?? Kalau ga suka ngobrol??? Ah, booong ya…
Berapa lama kira-kira?? Satu detik? Satu menit? Satu jam? Satu hari?
Kalau di tulis gimana??
Bisa jadi lebih dari 450 kata kan…
So? Menulis itu sangat super mudah sekali pisan banget!!
Kalau sahabat cewek?
Apa sahabat suka menggosip? Apa sahabat suka ngobrol tentang model? Apa sahabat suka ngobrol tentang fashion? Apa sahabat suka ngobrol tentang cowok? Apa sahabat suka ngobrol tentang hobi atau apapun itu?? Kalau ga suka ngobrol??? Ah, booong ya…
Berapa lama kira-kira?? Satu detik? Satu menit? Satu jam? Satu hari?
Kalau di tulis gimana??
Bisa jadi lebih dari 450 kata kan…
So? Menulis itu sangat super mudah sekali pisan banget!!
Kalau sahabat sekolah?
Kalau sahabat kuliah?
Kalau sahabat kerja?
Kalau sahabat sibuk?
Kalau sahabat harus belajar?
Kalau sahabat tidak punya waktu?
Kalau sahabat tidak bisa menulis?
Kalau sahabat tidak bisa membaca?
Kalau sahabat tidak punya waktu??
Ah, sandi yakin sahabat mampu menulis 450 kata perhari. Seperti Sandi sekarang, Sandi hanya bermodal keyakinan dan usaha keras dan cerdas untuk belajar menulis sehari 450 kata. Selain sebagai cara Sandi untuk belajar menulis dengan dipaksa menulis, Sandi akan meyakinkan diri bahwa Sandi mampu menulis 450 kata per hari. Bagaimana dengan Sahabat ku ini?
Sandi yakin sahabat bisa lebih banyak lagi dari target Sandi, mungkin bisa 500 kata, 1000 kata, atau bahkan lebih dari itu. Ga percaya kenapa bisa? Ini mantra ajaib yang Sandi gunakan untuk menulis, jangan bilang-bilang ke yang lain ya; nanti akan banyak penulis di Indonesia yang bermunculan…
بسم الله الرحمن الرحيم
Saya yakin saya bisa menulis 450 kata setiap hari!
Saya yakin saya bisa menulis 450 kata setiap hari!
Saya yakin saya bisa menulis 450 kata setiap hari!
Eit, tunggu dulu! Ada tips dan trik yang lain supaya mantra ajaib ini dapat berhasil dengan sempurna. Mau tahu biar menulis itu jadi mudah bagaimana? Ini dia tambahan mantra yang tadi;
1. Baca mantra tadi setiap kamu mau menulis, sebanyak mungkin!
2. Baca artikel yang menginspirasi…
3. Baca dan tulis apa yang kamu rasakan…
4. Tulis dong yang sahabat rasakan dari apa yang sahabat baca…
5. Ayo dong tulis langsung apa yang sahabat baca dan respon nya…
6. Eh, kenapa masih baca juga ayo tulis komentar dari tulisan ini, ini udah lewat dari 450 kata dong…
Udah menulis komentar?
Bagus! Selamat datang penulis!! Semoga sukses selalu!!!
Sandi Juandi
P.S: kalau ga tulis komentar setelah baca ini, Sandi jamin Sahabat ga bisa nulis seumur-umur tujuh turunan delapan tanjakan geura…










