Tag Archives: Catatan Perjalanan
Catatan Perjalanan Penelitian Baduy

Catatan Penelitian Bahasa Baduy-Sandi Juandi
Jum’at, 10 Pebruary 2012
Sandi datang terlambat 1 jam 31 menit lebih 27 detik dari jadwal yang direncanakan pada pukul 7.00. Kalau saja itu jam kerja, pasti Sandi langsung di SP 5; maaf teman-teman peneliti, kebetulan Sandi berangkat dari Sumedang karena mudik kemarin sore dan malam nya begadang membuat perencanaan penelitian dua hari berturut-turut. Kelelahan membuat Sandi tidak dapat memacu kendaraan dengan cepat. Semoga teman-teman dapat melapangkan hatinya untuk memaafkan Sandi atas segalanya, aaaamiiiin…
Alhamdulillah, sewaktu Sandi datang researcher meeting sudah dimulai dengann bimbingan dari Fahmy sebagai SC 2. Suasana nya sangat beda dari kumpul biasa, anggota peneliti telah siap dengan slide dan perencanaan nya masing-masing. Sungguh sangat bangga dengan mereka semua. Satu-persatu para peneliti muda menyampaikan perencanaan dan garis besar yang mereka butuhkan. Sandi menyimak dengan cermat rencana anggaran dan program planning yang dibuat oleh teman-teman, meski tidak kontak mata; namun sandi mendengarkan dengan seksama apa yang dibicarakan. Sandi tiba sewaktu presentasi dari Richo, kalau tidak salah; ingat-ingat lupa…
Disusul dengan peneliti lainnya berurutan, Fahrezi, Asep, Rima, Dini, Mayang dan akhirnya sandi yang maju dengan semangat 45. Sungguh kesempatan yang sangat ditunggu sebetulnya, karena ada Ide yang sangat gila berputar-putar di kepala. Itu memang bukan bagian Sandi sebetulnya tetapi bagian Meyza sebagai biro keuangan namun Sandi ambil alih karena dia sedang berhalangan hadir. Dan apa yang terjadi?
Darrrrrrrrrrrrrrrrr! Tentang keuangan Sandi buka sedetail mungkin setahu Sandi, dengan pembagian 30% untuk pemilik ide (proposal), 50% untuk pelaksanaan dan 20% untuk pelaporan penelitian. Ini adalah saran dari peneliti senior. Perdebatan memanas ketika mendapatkan bahwa Sandi keras dengan 30% untuk pemilik ide. Sejujurnya hal itu Sandi lakukan karena Sandi butuh dana, namun dibalik itu Sandi sedang melihat komitment teman-teman peneliti dalam penelitian ini. Karena banyak hal yang Sandi pertimbangkan. Banyak yang tidak setuju dengan hal tersebut dan sejujurnya juga Sandi kecewa, karena dari sana terlihat bahwa keuangan masih menjadi sebuah perdebatan sebagai masalah klasik. Saran dari ahli bahwa pendanaan harus selalu dibicarakan dengan matang diawal kegiatan dan itu memang selalu menjadi fokus Sandi dalam segala hal. Sebagai pemimpin Sandi harus bias mempertanggungjawabkan kegiatan ini kepada semuanya; Allah, keluarga-keluarga anggota peneliti, Pembina, penasihat, pembimbing, masyarakat, UPI, sponsor dan semua yang terlibat dengan penelitian ini. Suka tidak suka itulah konsekuensi yang harus Sandi emban.
Sandi melakukan pembeberan ini atas dasar kejujuran, karena hal itu merupakan prinsip dasar yang harus selalu Sandi pegang dalam setiap aktifitas Sandi. Ada berbagai kekhawatiran tersendiri berkaitan dengan keuangan. Keuangan itu sangat sensitif, dan bukan sekali dua kali Sandi mendapati kekecewaan berkenaan dengan keuangan. Jadi pada kegiatan Penelitian Bahasa Baduy ini Sandi berkomitmen untuk menjelaskan pembagian keuangan dengan detail dari awal. Meskipun pada saat Sandi menuliskan ini keuangan untuk kegiatan Penelitian Bahasa Baduy ini tidak ada sama sekali alias nol rupiah, namun Sandi sangat yakin sekali bahwa seiring dengan berjalannya waktu, keuangan akan bertambah dan maksimal sesuai rencana, aaaamiiin…
Maka dengan dituliskannya ini, Sandi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidak nyamanan researcher meeting Jum’at kemarin. Semoga teman-teman peneliti dapat memahami tanggungjawab yang harus Sandi emban sebagai ketua pelaksanan dalam kegiatan ini. Sandi yakin teman-teman akan mengerti hal tersebut. Terakhir inilah salam cinta, yakni salam dimana saya berjanji akan bertanggungjawab penuh terhadap teman-teman peneliti dari awal hingga akhir penelitian sebagai komitmen dan keyakinan Sandi terhadap kesuksesan Penelitian Bahasa Baduy ini.
Salam peneliti, salam perubahan!
Sandi Juandi










