Category Archives: Bertanya
Perubahan Sandi Juandi
Surat Pernyataan Terbuka
Ketua Kelas 6B Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Pendidikan Indonesia
Teruntuk Sahabat kelas 6B Bahasa dan Sastra Inggris UPI, Dosen pengampu mata kuliah dan semua sahabat catatan peneliti, anggota dan pembina Language Researcher Association yang selalu mendukung Sandi, pasukan OOPS yang selalu siap sedia menyemangati dan tak lupa dari semua nya yang paling terpenting adalah keluarga sukses Sandi yang tidak pernah lelah memberikan rasa cinta dan kasih sayang sehingga ketika kaki-kaki ini tidak mampu untuk melangkah, mereka selalu siap sedia memberikan dukungan, semoga Allah selalu menjaga, membimbing dan memberikan yang terbaik dalam hidup kita ini hingga kaki ini menapaki janji yang pasti yakni di jannah-Nya, aaaamiiiiin…
Pendahuluan
Ini adalah sebuah komitmen Sandi ketika memegang amanah sebagai ketua kelas pada semester 6 sekarang ini. Sandi bukan pertama kali menjadi ketua kelas, Sandi memegang amanah tersebut mulai dari sekolah dasar hingga sekarang namun merasa tidak dapat maksimal semua anggota kelas sehingga mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Dan sekarang saat nya Sandi lebih bertanggung jawab dengan amanah yang diemban. Ini adalah komitmen Sandi sebagai bentuk pertanggungjawaban Sandi di awal, silahkan sahabat memberikan komentar dan saran yang membangun sehingga terciptanya suasana kelas yang saling mendukung. Adapun komitmen yang Sandi buat dideskripsikan sebagai berikut:
Tanggung Jawab Umum
1. Sebagai ketua kelas Sandi adalah penanggung jawab umum kelas sehingga berjalan maksimal, tanggung jawabnya antara lain mengkoordinasikan berjalan nya kelas dan kehadiran dosen, menyiapkan peralatan kelas, absensi dan lainnya. Tentu saja untuk mempermudah berjalannya kegiatan kelas Sandi akan mendelegasikan membagi tugas kepada teman-teman semua sehingga semuanya menjadi lebih bertanggung jawab.
2. Sebagai ketua kelas Sandi adalah pembantu sahabat-sahabat Sandi untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Namun perlu digaris bawahi sebagai pembantu disini bukan berarti Sandi disuruh-suruh mengerjakan semua tugas sahabat, apalagi mengerjakan apapun yang tidak sesuai dengan prinsip Sandi; Sandi katakan tidak. Sebagai pembantu disini adalah Sandi berkomitmen membantu sahabat semampu Sandi dalam hal kesulitan belajar, dan lainnya yang menyangkut permasalahan akademik atau apapun yang dapat Sandi bantu asalkan jangan masalah yang aneh-aneh…
Sandi memang tidak pintar dan memiliki grade yang baik namun; mudah-mudahan dengan komitmen ini Sandi menjadi lebih terdorong lagi untuk belajar sehingga mendapatkan ilmu yang bermanfaat yang dapat Sandi bagikan kepada sahabat, aaaaamiiiin…
4. Sebagai ketua kelas Sandi harus dapat memotivasi sahabat-sahabat untuk lebih bersemangat lagi dalam belajar sehingga mencapai tujuan sahabat-sahabat semua, aaaamiiin…
*Namun perlu diingat bahwa kesuksesan dan apapun itu yang sahabat inginkan tidak bergantung pada Sandi, namun pada kehendak Allah dan kerja keras cerdas sahabat disertai perencanaan yang matang. Sandi hanya bisa menunjukan dan sahabat yang akan bergerak sehingga mencapai kesuksesan tersebut, aaaamiiiin…
4. Sebagai ketua kelas Sandi adalah manusia juga *mengikuti tren rocker juga manusia…
Jadi sangat dimungkinkan Sandi memiliki kesalahan, kelalaian, lupa dan lain sebagainya baik yang sengaja ataupun tidak. Sehingga dengan kesadaran diri ini sebelum hati sahabat terluka, Sandi memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada perkataan dan perbuaatan yang kurang berkenan. Jika sms Sandi akan singkat dan langsung kepada pokok permasalahan. Jika permbagian jarkom tidak merata dan lainnya. Sandi juga manusia, mohon Sahabat memaafkan dan meridhokan segala kesalahan Sandi, sehingga kita dapat menggapai kesuksesan dengan mudah hingga dapat berkumpul di jannah-Nya kelak, aaaamiiiin…
Pendelegasian
Demi mempermudah dan menjaga agar keteraturan kelas. Maka Sandi memberikan wewenang kepada yang berikut ini untuk menjadi penanggungjawab dan mengatur pendelegasian tugas harian kepada setiap anggota kelas tanpa terkecuali.
1. Penanggungjawab kunci dan BAP (Dosy)
2. Penanggungjawab peralatan kelas (Kunto)
3. Penanggungjawab jarkom kelas; Literature (Dosy) dan Linguistics (M. Arizal R.)
4. Penanggungjawab administrasi (Hasah) Absensi dan kelengkapan administrasi kelas.
5. Penanggungjawab keuangan ()
Dalam setiap meninggunya, yang bersangkutan harus memposting jadwal harian yang menjadi penanggungjawab peralatan kelas, diusahakan semua anggota kelas ikut berpartisipasi. Penanggungjawab bukanlah seorang pesuruh kelas, sehingga tidak ada kewajiban untuk menghandle tugas nya secara berlebihan. Jika yang diberikan tugas berhalangan pada jadwalnya, tolong konfirmasi ke penanggung jawab dan Sandi.
Program
Sandi berencana mengadakan kunjungan akhir tahun ke penerbit, jika dimungkinkan ke Jakarta Post pada akhir semester ini sebagai pelengkap dari mata kuliah Editing. Jika dimungkinkan.
Reward and Punishment
Bagi yang bersemangat mengikuti alur dalam setiap minggunya, akan ada reward sebagai berikut;
- Mahasiswa 6B terajin minggu ini
- Mahasiswa 6B teraktif minggu ini
- Mahasiswa 6B teramanah minggu ini
Penjelasan kriteria menyusul, bagi yang mendapatkan reward terbanyak akan mendapatkan hadiah kejutan. Selain itu, nanti akan sandi siapkan web-blog buat teman-teman gunakan sebagai kenang-kenangan kebersamaan kita.
Demikian pernyataan pribadi Sandi tentang tanggungjawab sebagai ketua kelas pada semester ini. Sandi menulis ini adalah satu bentuk bentuk tanggung jawab. Ini bukan dimaksudkan untuk pelarian Sandi dari tanggung jawab, namun merupakan sebuah bentuk tanggung jawab Sandi yang mengingikan kelas yang kondusif, kreatif, solutif dan prestatif serta saling membantu dalam kebaikan.
Jika dikemudian hari terdapat kekeliruan dan permasalahan, maka pernyataan ini akan diperbaiki dengan asas kekeluargaan dan kasih sayang. Jika ada yang keberatan dengan pernyataan ini silahkan menghubungi Sandi langsung dan Sandi siap untuk berhenti dari amanah ini jika hanya akan membuat kawan-kawan keberatan. Sandi membuat ini ikhlas karena Allah, Sandi hanya mengingikan kelas yang kondusif, kreatif, solutif dan prestatif serta saling membantu dalam kebaikan, sehingga Allah meridhoi perjalanan kita menggapai cita-cita, aaaamiiin…
Salam hangat sehangat mentari pagi,
Sandi Juandi
Chairman of LIGHT inside University
CEO Enlighten Inc.
Director of My Own Life!
Pemilik Rumah Sukses
Penggagas “Indonesia Muda Bergerak”
Penggagas “Pemuda G+I+L+A!”
Penggagas “About Being Crative”
Pendiri Mesjid An-Nuur
Academic Division of Pasukan OOPS
Peneliti pada Language Researcher Association
Ketua Britnine Unite!
Wakil Ketua Paguyuban Mahasiswa Insun Medal Sumedang
“Kecil Membaca, Muda Berkarya, Tua Bijaksana”
Sudah saat nya generasi muda menjadi pendobrak masa depan Indonesia lebih baik, Sandi berubah karena Sandi mencintai waktu yang Allah amanahkan, semoga Allah menghitung ini sebagai langkah kecil menuju Jannah-Nya, aaaamiiin…
Tentang Sinetron
Tulisan sudah mencapai 200 kata dan hilang di telan angin karena mati lampu pagi tadi, padamlah ide sedang memuncak dan tangan yang sedang kreatif menyalurkan inspirasi dan motivasi menulis. Begitulah sayangnya kehidupan memang tidak selalu berjalan mulus…
Baiklah kembali ke topik, Sandi akui sandi adalah pecinta sinetron. Yah, Sandi laki-laki tulen dan masih perjaka suka dengan yang namanya sinetron…
Apa kata dunia? Memang kenapa kalau Sandi suka sinetron??
Perlu bukti kah kalau Sandi pecinta Sinetron???
Semuanya berawal dari Anjasmara yang membintangi sinetron Tersayang, hingga nama Anjasmara terpampang di label identitas MOS SMP Sandi dahulu, tapi Sandi masih sehat tentunya. Lalu dilajut dengan Kehormatan, Tersanjung, Hikmah, Bidadari dan banyak lagi sinetron yang di keluarkan oleh Mutlivision Plus yang merajai segala raja sinetron pada zaman itu, kalau sekarang sudah Sandi kurang update sih…
Dan terakhir yang masih hangat adalah sinetron Cinta Fitri dari session Fitri yang culun hingga Fitri yang gimana gitu udah tidak culun lagi. Sandi hapal hampir semua aktor baik dan buruk nya, ikut kesel ketika Firti “disakiti.” Yah, itu zaman gila-gila nya Sandi dengan sinetron Cinta Fitri…
Eit, tidak hanya sampai disana; sebagai manusia paripurna, Sandi juga suka menonton sinetron kolosal yang bertema persilatan. Dimulai dengan Si buta dari Gua hantu, Wiro Sableng Kapak Maut 212 (Sinto Gendeng), Merapi (Nenek Lampir), Nyi Roro Kidul dan apalah itu yang semacam demikian yang banyak berseliweran di layar kaca. Sampai bercita-cita yang aneh-aneh begitulah…
Dan apa dong? Yah ini bagian penting yang akan Sandi bagikan; kemarin malam bersama keluarga Sandi kembali menonton sinetron yang ada di sebuah televisi dalam negeri tentang tendangan apa begitu; judul disensor dan tidak bermaksud apapun. Hampir absen menonton sinetron selama mulai masuk kuliah ini membuat kegiatan menonton menjadi mengasikan. Terlebih ketika menonton nya dapat bersama dengan keluarga dan adik-adik ku sembari membedah rancangan penulisan buku yang akan Sandi terbitkan Juni mendatang. Dan di ruang kreatif itu munculah sebuah lelucon yang sangat menggelitik. Apa ini yang harus anak-anak pelajari dan amalkan dalam kehidupan yang nyata?
Jika berkaca pada perkataan Raditya Dika, Sandi baru sadar bahwa memang diakui kalau tayangan yang ditonton tadi tidak rasional (awkward kata penulis kambing jantan mah). Sejalan dengan itu Pak Aa-guru Sandi yang sudah seperti ayah saya sendiri berkata; “Manya, meni teu masuk akal pisan, nu jadi peran jahat meni jahat pisan teu tobat-tobat…
” (kurang lebih demikian ujarnya). Lalu mengapa? Yah, itu memang sinetron dan hanya sebuah cerita dan tidak harus juga diperdebatkan. Mungkin Sandi tidak menonton dari awal karena selalu ada tulisan yang menyatakan;
Cerita ini hanya fiktif belaka, mohon maaf bila ada kesamaan nama, tokoh, sertting tempat dan lainnya…
Aihhhh, mau kemana? Sini sahabat, coba tengok lebih dekat dengan sinetron yang sahabat tonton. Apakah itu mendidik dalam sahabat dan keluarga sahabat demi kebaikan? Apakah tontonan yang selama ini sahabat dan keluarga sahabat tonton bermanfaat?? Apakah tontonan yang selama ini menghibur sahabat dalam waktu luang bersama keluarga itu menjadi kebaikan???
*Yah ini, hanya sebuah pertanyaan yang mengelisik dan harus Sandi dan sahabat pikirkan. Nanti kita sambung kembali, sekarang jam 1;17 saat nya sholat Tahajud dan mempersiapkan proposal penelitian. Mohon doa kan semoga semua berjalan sesuai rencana, semoga Allah memudahkan kita selalu…
Arti Pengorbanan (1)

Arti Pengorbanan
Ini adalah sebuah pemikiran pribadi Sandi atas pemaknaan apa itu arti pengorbanan. Kata pengorbanan sangat mudah untuk diucapkan dan sangat sulit sekali untuk ditepati. Apa sebetulnya arti dari pengorbanan? Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, pengorbanan berasal dari kata korban yang memiliki arti:
kor·ban n 1 pemberian untuk menyatakan kebaktian, kesetiaan, dsb; kurban: jangankan harta, jiwa sekalipun kami berikan sbg –; 2 orang, binatang, dsb yg menjadi menderita (mati dsb) akibat suatu kejadian, perbuatan jahat, dsb: sepuluh orang — tabrakan itu dirawat di rumah sakit Bogor;
ber·kor·ban v 1 menyatakan kebaktian, kesetiaan, dsb; menjadi korban; menderita (rugi dsb);2 memberikan sesuatu sbg korban: kami rela ~ demi kejayaan nusa dan bangsa;
me·ngor·ban·kan v 1 memberikan sesuatu sbg pernyataan kebaktian, kesetiaan, dsb: dia bersedia ~ hartanya untuk perjuangan kemerdekaan bangsanya; 2 menjadikan sesuatu sbg korban;
pe·ngor·ban·an n proses, cara, perbuatan mengorbankan
Jelas kah? Dan menurut hemat Sandi, pengorbanan adalah sebuah kesiapan diri untuk memberikan kesetiaan yang penuh, harga diri dan kerja keras yang terfokus dalam menggapai sebuah tujuan. Dan akan lebih jelas lagi jika sahabat memiliki definisi sendiri tentang apa itu pengorbanan…
Jadi?? Menurut Sandi prinsip dari pengorbanan itu adalah kesediaan diri. Ketika kita siap dan bersedia untuk melakukan sesuatu pekerjaan apapun itu, artinya kita telah berkorban. Percaya atau tidak setiap detik dalam hidup ini kita; Sandi dan sahabat semua melakukan apa yang dinamakan pengorbanan, betul tidak?
Ketika rasa siap pada diri muncul untuk memberikan kontribusi maka disanalah muncul sikap rela berkorban. Pengorbanan tidak selalu identik dengan kepahlawanan, kemewahan atau adanya ukuran besar atau kecilnya sebuah pengorbanan. Bagi Sandi pengorbanan adalah setiap kesedian untuk memberikan kontribusi dalam sebuah kegiatan, tidak harus berpikir besar atau kecil karena pada nyatanya, pengorbanan yang besar adalah gabungan dari kerikil-kerikil kecil pengorbanan yang saling bersinergis.
Sumber Gambar : http://dunianopy.com/










