Monthly Archives: February 2012
Perubahan Diri!
Saya memang sangat memerhatikan setiap detail kata;
Saya bisa tidak suka dengan satu orang karena satu kata,
atau bahkan karena kesalahan tanda baca!
Saya juga tidak suka dengan ketidakpercayaan
Saya juga tidak suka dengan bercanda
Saya juga tidak suka dengan hina
Saya juga yakin Anda seperti saya!!
tapi sekarang;
Saya akan lebih menjadi manusia pemaaf
Saya akan lebih menjadi manusia percaya
Saya akan lebih menjadi menjadi bijaksana
Saya akan lebih menjadi manusia yang hanya bersandar pada-Nya
Rumah Bahasa, 29 Pebruary 2012 *bangun tidur
My Weekend!
Hai sahabat peneliti! Maaf tadinya Sandi mau update kegiatannya perhari seperti tag line My Day!, namun karena belum tentu menarik kalau Sandi rincikan perhari maka Sandi ceritakan saja keseluruhan dalam akhir minggu…
Jadi semua bermulai pada hari Jum’at. Jum’at sudah Sandi banderol sebagai hari “libur” bukan berarti santai dan tidak melakukan apa-apa namun libur dari hiruk pikuk kuliah maksudnya…
Jum’at, 24 Pebruari 2012
Tidak ada yang beda pada hari ini, kecuali Sandi bersemangat masuk kuliah karena dosen favorit Sandi telah kembali mengajar, meski sejujurnya Sandi merencanakan Jum’at hari libur kuliah juga; kalau buat Beliau Sandi siap selalu…
Namun, dengan beberapa konfirmasi; kelas nya tidak jadi hari Jum’at dan pindah ke hari Senin…
*Dan sejujurnya Sandi sedih sekaligus senang. Sedih karena tidak jadi belajar dan memetik ilmu serta meluaskan cakrawala pengetahuan dari pengalaman beliau namun disisi lain Sandi senang karena Sandi belum baca buku panduan juga mempelajari silabusnya; jadi jangan sampai Sandi melongo seperti kemarin karena masuk kelas tidak persiapan membaca dulu…
Lalu, berselang waktu Sandi mempersiapkan mudik ke Sumedang. Kan weekend gitu loh, sabahat juga mudik meureun ya…
<bersambung>
Celoteh Hati
Memang Beda
Biasanya telinga ini terbuka
Biasanya pikiran ini pun santai saja
Biasanya tangan juga berdiam apa adanya
Biasanya otak pun sok bijaksana
Namun
Cukup sudah telinga membuka
Cukup sudah pikiran santai saja
Cukup sudah tangan berdiam disana
Cukup sudah otak hanya digunakan apa adanya
Sekarang memang harus beda
Berani, tegas, yakin dan percaya
Bahwa diri ini memang bisa!
Bahwa aku mampu!
Aku!










